Exposure adalah istilah fotografi yang mengacu kepada banyaknya cahaya yang masuk ke medium (film atau sensor gambar) dalam proses pengambilan foto.
(sumber: wikipedia)
Dalam penggunaan exposure, digunakan lightmeter untuk mengukur intensitas cahaya yang masuk ke kamera anda.
Ini lo lighmeter di DSLR
![]() |
| sumber foto: DSLR Guide |
Setelah mengetahui pengertian exposure, kemudian dilanjutkan dengan mengetahui Elemen yang membentuk exposure, yakni kecepatan rana (Shutter Speed), bukaan lensa (Aperture) dan ISO. Ketiga elemen tersebut biasa dikenal dengan istilah segitiga exposure.
Ilustrasi #1
![]() |
| sumber foto: kelasfotografi |
Bisa kita ilustrasikan foto diatas untuk lebih memahami istilah exposure. Air kita ilustrasikan sebagai cahaya yang masuk, Shutter Speed, lama anda membuka keran, Aperture, berapa lebar anda membuka keran dan ISO, yakni kuat tidaknya dorongan air.
Ilustrasi #2
![]() |
| sumber foto: rumorkamera |
- Semakin kecil aperture, maka bukaan akan semakin sempit. Sehingga objek yang jauh akan nampak buram/blur.
- Semakin kecil shutter speed, maka objek yang berkerak akan semakin kabur.
- Sedangkan semakin besar ISO, maka gambar yang didapatkan akan memiliki banyak bintik-bintik.
![]() |
| sumber foto: kelasfotografi |
Serta jangan pernah lupa menyeimbangkan Exposure dalam lghtmeter.





